5 Cara Meningkatkan Program Referensi Karyawan

Rujuk konsep ilustrasi vektor teman, orang-orang berteriak di megafon dengan merujuk kata teman, dapat digunakan untuk halaman arahan, templat, ui, web, aplikasi seluler, spanduk poster, atau selebaran.  Bisnis digital

Program rujukan karyawan sangat fantastis. Itu karena mereka mengizinkan majikan untuk menggunakan aset mereka yang paling berharga — pekerja mereka yang baik — untuk membantu mendatangkan pekerja berkualitas lainnya. Karyawan yang merujuk karyawan yang akhirnya berolahraga sering kali diberi imbalan atas bantuan tersebut, yang menunjukkan bagaimana program tersebut bermanfaat bagi semua yang terlibat.

Sehebat apa pun program rujukan karyawan rata-rata, itu mungkin bisa meningkat. Hanya tujuh persen karyawan yang dipekerjakan dari rujukan, meskipun faktanya dua pertiga perusahaan memiliki program, lapor Equipment Journal. Jadi, sementara program rujukan karyawan membanggakan manfaat yang luar biasa, mereka biasanya tidak cukup digunakan oleh bisnis untuk menyadari semua potensi yang mereka tawarkan.

Berikut adalah deskripsi singkat tentang lima cara Jurnal Peralatan menyarankan agar bisnis dapat meningkatkan program rujukan mereka.

1. Menghabiskan lebih banyak uang untuk program ini.

2. Buat proses rujukan menjadi sederhana.

3. Jadikan insentif cukup berharga sehingga karyawan bersedia memberikan rujukan.

4. Bayar karyawan segera setelah orang yang mereka rekomendasikan dipekerjakan.

5. Mempublikasikan setiap keberhasilan program.

Selain memberikan lima tips untuk meningkatkan program rujukan, artikel Jurnal Peralatan juga membahas nilai program rujukan dan alasan mengapa program tersebut terkadang gagal. Untuk mengumpulkan semua wawasan itu, baca artikelnya di sini.

Penolakan: Harap dicatat bahwa komentar Facebook diposting melalui Facebook dan tidak dapat disetujui, diedit, atau ditolak oleh CleanLink.com. Pendapat yang diungkapkan dalam komentar Facebook tidak selalu mencerminkan pendapat CleanLink.com atau stafnya. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang komentar Facebook, silakan baca Panduan Percakapan.




Sumber: www.cleanlink.com